Jejak Sejarah Bung Karno di Tanah Bengkulu

Saturday, September 9, 2017
Siapapun orang yang datang atau berkunjung ke Provinsi Bengkulu, jika punya jiwa Nasionalisme, maka ia kan memakai "JASMERAH" alias " JAngan Sekali MElupakan sejaRAH". Banyak peninggalan sejarah yang ada di Provinsi Bengkulu, diantaranya Jejak Sejarah Bung Karno. 

Siapa yang tidak mengenal mantan orang nomor 1 di Indonesia ini. Sepak terjangnya dalam membakar rasa Nasionalisme para pemuda semasa penjajahan, membuat masyarakat Indonesia berkobar untuk kembali merebut Kemerdekaan dari para penjajah. Tidak hanya di banggakan di Indonesia, kepiawaian Bung Karno juga berhasil menjadikan Indonesia mendapat julukan Macan Asia pada zamannya.

Hingga kini, jejak sejarah Bung Karno masih terawat di berbagai negara dan tempat yang pernah beliau singgahi, salah satunya di Kota Bengkulu. Bung Karno diasingkan di Bengkulu setelah sebelumnya diasingkan di Ende karena aktifitasnya yang dianggap mengancam dan membahayakan kepentingan Belanda. Bung Karno tak henti - hentinya menggelorakan semangat Nasionalisme Indonesia menuju Kemerdekaan. Beliau dikirim ke Bengkulu setelah Moch. Thamrin mengajukan protes kepada pemerintah Belanda di Volksraad saat mengetahui Bung Karno mengalami sakit keras di pengasingan. Protes Moch. Thamrin ini sampai ke Den Haag hingga akhirnya secara diam-diam Bung Karno di pindahkan ke Provinsi Bengkulu melalui Pelabuhan Merak dengan menggunakan kapal dagang.

Berikut beberapa Jejak Sejarah Bung Karno di Bengkulu :
Rumah Pengasingan Bung Karno
Rumah Pengasingan Bung Karno
Rumah Pengasingan Bung Karno merupakan tempat Bung Karno menjalani hukuman pengasingan sebagai tahanan politik. Sebelum diasingkan di Bengkulu, Bung Karno juga pernah diasingkan di Ende - Flores pada 14 Januari 1934, beliau diasingkan di Ende selama 4 tahun (1934-1938).

Rumah ini terletak ditengah Kota Bengkulu, tepatnya di Jln. Soekarno-Hatta Kelurahan Anggut. Bung Karno menempati rumah ini selama 4 tahun pada tahun 1938 - 1942. Di rumah ini terdapat barang - barang peninggalan Bung Karno seperti ranjang besi, sepeda ontel, meja dan kursi, serta koleksi buku milik Bung Karno, dan beberapa foto tua saat Bung Karno berada di Bengkulu. Hingga saat ini, Rumah Pengasingan Bung Karno masih terjaga dan terawat dalam naungan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi.
Jejak Sejarah Bung Karno di Tanah Bengkulu
Koleksi Foto 'Tempoe Doeloe' di Rumah Pengasingan Bung Karno
Rumah ini bukan hanya memiliki nilai sejarah, namun disini juga menjadi awal kisah cinta Bung Karno. Di rumah pengasingan ini, Bung Karno banyak mengenal Islam melalui tokoh Agama Bengkulu yang bernama Hasan Din yang pada saat itu merupakan pemimpin Organisasi Muhammadiyah di Bengkulu. Intensitas pertemuannya dengan Hasan Din membuat intensitas pula pertemuan Bung Karno dengan Fatmawati, anak semata wayang pasangan Hasan Din dan Siti Chadijah. Kecerdasan, kepiawaian dan ketangkasan Fatmawati inilah yang membuat Bung Karno jatuh hati pada gadis manis ini walau saat itu Bung Karno telah memiliki istri bernama Inggit Ganarsih. Hingga akhirnya Bung Karno menetapkan pilihan dengan meninggalkan Inggit dan menikahi Fatmawati pada tahun 1943. 
Jejak Sejarah Bung Karno di Tanah Bengkulu
Fatmawati
Rupanya bukan hanya karena kecerdasan, kepiawaian dan ketangkasan Fatmawati yang membuat Bung Karno Jatuh hati, melainkan keinginan Bung Karno untuk memiliki keturunan. seperti di kutip dalam Buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, "Setiap orang memiliki anak. Setiap orang, kecuali Soekarno. Inggit tidak mampu memberiku anak, sehingga sebagian dari diriku dan sebagian dari hidupku terasa hampa".

Selain nilai sejarah dan kisah cinta Bung Karno dan Fatmawati, ternyata ada legenda lain di Rumah Pengasingan Bung Karno ini, yaitu Sumur Awet Muda. Konon katanya apabila kita membasuh muka, maka akan awet muda dan enteng jodoh. Itu sih katanya.... 
Jejak Sejarah Bung Karno di Tanah Bengkulu
Rumah Tampak Belakang dan Sumur Awet Muda
Masjid Jamik
Selain Rumah Pengasingan Bung Karno, Bung Karno juga menggoreskan sejarah di Bengkulu dengan melakukan renovasi dan merancang Masjid Jamik secara langsung semasa beliau di asingkan di Bengkulu pada tahun 1938. Dan oleh pemerintah Indonesia, bangunan Masjid Jamik ini dinyatakan sebagai bangunan bersejarah dengan kategori Benda Cagar Budaya dan dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010.
Jejak Sejarah Bung Karno di Tanah Bengkulu
Masjid Jamik Bengkulu
"Aku kemudian merancang sebuah masjid dengan tiang-tiang yang indah, ukiran sederhana, dan pagar tembok putih yang tidak ruwet," terangnya, seperti dikutip dalam Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, halaman 167.

Salah seorang pengurus Masjid Jamik, Ahmad Riva'i, mengatakan sebelum direnovasi Ir. Soekarno, bangunan itu hanyalah sebuah gubuk kecil yang oleh masyarakat sekitar disebut "Surau Lamo".  Oleh Bung Karno dirancang satu bangunan bergaya Eropa dengan dua buah bubungan dan teras memanjang. Yang menjadi ciri khasnya, Masjid Jamik memiliki kekhasan beratap limas dengan bentuk mengerucut, dan didirikan tanpa tiang utama sebagai penyangga.

Itulah beberapa Jejak Sejarah Bung Karno yang ada di Bengkulu, 
Mari kita jaga dan lestarikan Wisata Cagar Budaya yang ada di daerah kita masing-masing, sebagai warisan untuk generasi yang akan datang...

Tulisan ini untuk menjawab tantangan #BloggerBengkulu dalam #NulisSerempak dengan Tema #WarisanSejarahBudayaBengkulu bekerjasama dengan Blogger Bengkulu, Media Center Provinsi Bengkulu, dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi.

Kamu bisa mengunjungi Media Sosial BPCB Jambi 
Facebook  : Cagar Budaya Jambi
Twitter   : @cgarbudayajambi
Instagram : @cagarbudayajambi

22 comments on "Jejak Sejarah Bung Karno di Tanah Bengkulu"
  1. Cuci muka pake air sumurnya seger bgt mbak. Klo masalah awet muda dan jodoh mah cuma mitos yg blm bisa dibuktikan kebenarannya haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hhihii,, kali aja ada yg penasaran pengen nyobain.. :D

      Delete
  2. Aku udah merasakan cuci muka disumur. Airnya jernih banget bukan cuma koleksi lukisan aja yang telah ditinggalkan oleh soekarno dan fatmawati namun ada beberapa koleksi seperti sepeda ontel, buku, tempat tidur, ruang kerja, kursi, dsb

    ReplyDelete
  3. Pasti merinding2 gimana gitu ya, kalo mengunjungi rumah beliau yang banyak berjasa dan sosok yang berpengaruh banget, bahkan di dunia internasional :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, bung karno tokoh fenomenal sekali, ga cuma di indonesia, tp juga di dunia..

      Delete
  4. Ke Rumah Bung Karno lagi yuk rame-rame.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayookkk,, aku kmren ga ikutan jalan rame-rame nyaa...

      Delete
  5. Seru kak main kesini rame-rame, kita bisa belajar sejarah. warisan budaya yang ada di Bengkulu harus terus dilestarikan terutama kita sebagai warga Bengkulu.

    ReplyDelete
  6. Warisan budaya Bengkulu unik2 banget y. Keren

    ReplyDelete
  7. Yuk ajakin bobe trip wisata sejarah di Bengkulu yuk mak

    ReplyDelete
  8. Airnya sejuk sekali, bagus juga untuk berwisata sejarah klo kesini

    ReplyDelete
    Replies
    1. halaman belakang ny juga sejuk kak,, adem pokok ny..

      Delete
  9. Banyak org yg datang ke bengkulu karena rumah pengasingan bung karno ini, kisah sejarah yg sangat bernilai

    ReplyDelete
    Replies
    1. iy mb, harus kita jaga dan lestarikan..

      Delete
  10. Pengen juga ke Bengkul menyaksikan peninggalan saksi bisu dari sosok karismatik seperti Bung Karno.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayookk main ke bengkulu mb.. ga kecewa pokok ny..

      Delete
  11. kisah cinta Bung Karno dan Bu Fatma selalu jadi hal menarik ya kalau kunjungan ke sana

    ReplyDelete

Auto Post Signature