Hubungan Diet Mediterania dan Program Bayi Tabung

Tuesday, October 2, 2018

Program Bayi Tabung tentu sudah tidak asing di telinga kita. Beberapa artis di Indonesia pun pernah dan bahkan sudah sering terdengar melakukan program ini, dan diantaranya banyak yang berhasil melaksanakan program ini

Lalu apa sebenarnya Program Bayi Tabung ?

Dalam ilmu kedokteran, proses bayi tabung ini disebut dengan istilah in vitro fertilization (IVF). Yang merupakan suatu prosedur yang dilakukan untuk membantu proses kehamilan bagi pasangan yang memiliki gangguan seperti kesuburan ataupun gangguan lain. Prosedur bayi tabung ini dilakukan jika gangguan kesuburan tidak teratasi atau tidak diketahui sebab akibatnya. Kehamilan yang terjadi diawali dengan sel telur dibuahi oleh sperma di luar tubuh dan akan di letakkan di dalam sebuah tabung khusus yang telah disiapkan. 

Lalu apa yang di maksud dengan diet Mediterania?

Sebelum kita hubungkan lebih jauh, mari kita sedikit mengenal apa yang dimaksud dengan Diet Mediterania. Diet Mediterania adalah program diet yang menggabungkan kebiasaan hidup sehat tradisional orang dari negara - negara yang berbatasan dengan Laut Mediterania. Diet ini tentu sangat menyehatkan, salah satu manfaatnya yakni diyakini dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung.
Diet Mediterania ini biasanya adalah diet yang lebih banyak mengkonsumsi makanan - makanan yang kaya akan kandungan sayuran, buah, kacang-kacangan, serta biji-bijian. Tidak hanya itu, menu diet Mediterania ini juga berisi ayam dan daging, juga ada sedikit daging merah dan lemak tak jenuh yang berasal dari minyak zaitun dan kacang-kacangan.

Lalu apa hubungan antara Diet Mediterania dan Program Bayi Tabung ?

Nah, poin nya disini nih. Karena dalam melaksanakan program bayi tabung tidak lah semudah membalikkan telapal tangan. Ada banyak proses dan prosedur yang harus dilakukan agar program ini dapat berhasil.

Tentu semua tetap kita pasrahkan kembali ke Tuhan yang maha Esa, tapi sebelum itu, usaha dari setiap umat nya juga diperlukan untuk melihat kesungguhan kita.
Bahkan tidak sedikit program bayi tabung ini mengalami kegagalan. Banyak faktor yang menyebabkan kegagalan tersebut. Jadi, agar program ini berhasil dengan maksimal, tentu kita harus mengikuti step by step yang telah di prosedurkan.

Temuan studi terbaru mengungkapkan bahwa wanita yang mengkonsumsi lebih banyak sayuran segar, buah-buahan, biji-bijian, kacang polong, ikan, minyak zaitun, dan sedikit daging merah memiliki kemungkinan 65 % sampai 68 % lebih besar untuk berhasil saat menjalani program in vitro fertilization (IVF) atau program bayi tabung
Lewat penelitian yang dipublikasikan di jurnal Human Reproduction ini, periset Yunani melaporkan, wanita muda yang menerapkan pola makan sehat atau ala diet Mediterania enam bulan sebelum mencoba program bayi tabung, memiliki kemungkinan sukses lebih tinggi ketimbang wanita yang tidak melakukannya.
Pola makan ini lebih memilih lemak sehat seperti minyak zaitun dan sumber protein alami dari ikan dan unggas. Dengan menerapkan pola makan ini berarti mengurangi asupan garam dan daging merah kedalam tubuh.
Memang belum ada penelitian khusus yang menyebutkan bahwa dengan diet Mediterania akan selalu berhasil ketika melaksanakan proses bayi tabung. namun, dalam sebuah penelitian Kontogianni dan rekan-rekannya yang memberikan kuesioner pada 244 perempuan di Yunani yang sedang menjalani program IVF. Kuesioner itu mempertanyakan frekuensi asupan pada pasien yang berusia antara 22 sampai 41 tahun dengan kondisi tubuh normal, atau tidak mengalami obesitas.
Hasilnya, pasien yang  melaksanakan diet Mediterania lebih tinggi 49 % banding yang tidak melaksanakan diet Mediterania, yaitu sebanyak 27  %. 
Namun tak dapat dipungkiri, pola hidup sehat adalah penunjang keberhasilan program ini. Apabila kamu adalah satu satu orang tua yang akan melaksanakan program bayi tabung, segeralah konsultasikan ini kepada dokter khusus yang menangani program bayi tabung.
Semoga bermanfaat ^_^
Post Comment
Post a Comment

Auto Post Signature