Quotes Pulang - Tere Liye

Saturday, December 26, 2015
" Aku tahu sekarang, lebih banyak luka di hati bapakku di banding luka di tubuhnya. Juga mamakku, lebih banyak tangis di hati Mamak dibanding di matanya."


Mamak, Bujang pulang hari ini. Tidak kepangkuanmu, tidak bisa lagi mencium tanganmu. Anakmu pulang ke samping pusaramu, bersimpuh penuh kerinduan.

Mamak, Bujang pulang hari ini. Tidak hanya pulang bersimpuh di pusaramu, tapi juga telah pulang kepada panggilan Tuhan. Sungguh, sejauh apa pun kehidupan menyesatkan, segelap apapun hitamnya jalan yang kutempuh, Tuhan selalu memanggil kami untuk pulang. Anakmu telah kembali 

Rindu




Judul               : Rindu
Penulis           : Tere Liye
Penerbit         : Republika
Halaman         : 544
Tahun Terbit : Cetakan XV 2015
ISBN               : 978-602-8997-90-4

Novel ini mengisahkan tentang masa lalu yang memilukan. Upe, Seseorang yang dipercaya untuk mendidik anak - anak di kapal uap Blitar Holland mengaji selepas ashar, namun ia memiliki masa lalu yang kelam. Bahkan dirinya sendiripun tak mampu memaafkan. Namun ia lupa, ada seseorang yang amat sangat mencintainya yang telah menerimanya apa adanya.

Tentang kebencian kepada seseorang yang seharusnya disayangi, Adalah Daeng Andipati yang memiliki keluarga kecil bahagia, namun memiliki kebencian yang masih ia simpan pada seseorang sejak ia masih berumur 15 tahun. Hingga suatu saat ia mampu memaafkan segala bencinya, melepaskan dengan perasaan lapang dan mengembalikan apa yang telah hilang.

Tentang kehilangan kekasih hati. Adalah Mbah Slamet yang begitu terpukul ketika kehilangan kekasih hatinya, Namun pemahaman itu datang hingga akhirnya ia telah menunaikan perjalanan cinta yang sesungguhnya. Kerinduan mereka berdua telah tersampaikan, karena dengan kehendak Allah, tak ada yang tidak mungkin. 

Tentang cinta sejati. Adalah Ambo Uleng yang mencoba melarikan diri dari kenyataan, menjauh, mencoba melupakan kisah cintanya, dan berharap semua akan terselesaikan. Namun semua itu salah, semua itu tak akan pernah berakhir. Karena sesungguhnya hanya dengan melepaskan, semua akan menjadi lebih baik dan berakhir indah.

Tentang kemunafikan. Adalah Gurutta, seseorang yang selalu pandai menjawab pertanyaan orang lain, tapi dia tidak pernah bisa menjawab pertanyaannya sendiri. Adalah seseorang yang selalu punya kata bijak untuk orang lain, tapi ia tak pernah bisa bijak untuk dirinya sendiri. 

Lima kisah dalam sebuah perjalanan panjang kerinduan.

Rindu - Quote




Apalah arti memiliki, ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami?

Apalah arti kehilangan,
ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan,
dan sebaliknya, kehilangan banyak saat menemukan?

Apalah arti cinta,
Ketika kami menangis terluka atas perasaan yang seharusnya indah?
Bagimana mungkin, kami terduduk patah hati atas sesuatu yang seharusnya suci
dan tidak menuntut apapun?

Wahai, bukankah banyak kerinduan saat kami hendak melupakan?
Dan tidak terbilang keinginan melupakan saat kami dalam rindu? Hingga rindu dan melupakan jaraknya hanya setipis benang.

Quotes #AboutLove - Tere Liye

Friday, December 25, 2015


"Cinta pertama itu tidak spesial, karena yang paling spesial adalah cinta terakhir dan itu selama-lamanya. Tetapi jika kalian beruntung, akan lebih spesial lagi jika cinta pertama itu sekaligus menjadi cinta terakhir dan selama - lamanya."

Quote 5 Cm - Donny Dhirgantoro




Kalo' kita yakin sama sesuatu, kita cuma harus percaya, terus berusaha bangkit dari kegagalan, jangan pernah menyerah. Juga dengan mimpi, keinginan, cita-cita, semua harapan, keyakinan dan keinginan kamu. Taruh disini, di depan kening kamu. Jangan menempel di kening, biarkan dia menggantung, mengambang 5cm di depan kening kamu. Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari. Kamu lihat setiap hari dan percaya bahwa kamu bisa.


Apapun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalo' kamu percaya sama keinginan itu dan kamu nggak bisa menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu, segala keinginan, mimpi, dan cita-cita. 

Biarka keyakinan kamu 5 cm menggantung mengambang di depan kening kamu. Dan setelah itu, biarkan kaki kamu yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang kan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering menatap ke atas. Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang kan selalu berdoa, dan kamu akan selalu dikenang sebagai seseorang yang masih punya mimpi dan keyakinan, bukan cuma seonggok daging yang hanya punya nama.


=======================================================

Banyak kisah terjadi disini, kebersamaan, pertemuan, kenangan. Mungkin kisah itu tak berlangsung lama, tapi hingga saat ini semua kisah itu tetap utuh tersimpan.

Ayahku (Bukan) Pembohong

Sunday, December 20, 2015
Cover Lama - Cover Baru


Kapan terakhir kali kita memeluk ayah kita? Menatap wajahnya, lantas bilang kita sungguh sayang padanya? Kapan terakhir kali bercakap ringan, tertawa gelak, bercengkrama, lantas menyentuh lembut tangannya, bilang kita sungguh bangga padanya?

Inilah kisah tentang seorang anak yang dibesarkan dengan dongeng-dongeng kesederhanaan hidup. Kesederhanaan yang justru membuat ia membenci ayahnya sendiri. Inilah kisah tentang hakikat kebahagiaan sejati.

Ayah selalu memberikan dongeng-dongeng kepada Dam. Namun ini bukan dongeng biasa. Ini kisah sungguhan. Ayah ingin mengajarkan kepada Dam tentang hasehat hidupan, tentang pelajaran yang tak akan ia dapatkan di bangku sekolah.

Hingga suatu hari, Dam tak bisa membedakan apakah kisah yang ayahnya ceritakan dulu adalah kisah sungguhan atau kisah bualan. Terlalu banyak hal tidak masuk akal yang telah Ayah ceritakan. Ibu meninggal, setelah di vonis 20 tahun yang lalu tak akan bisa bertahan hidup. Namun terjadi keajaiban, hingga Ia bekeluarga, memiliki seorang anak, Dam tak pernah lagi mempercayai dongeng ayahnya. Sejak itu, Dam tak pernah lagi dekat dengan Ayah. Ia memiliki seorang Ayah pembohong.

Saat Ayah meninggal, banyak orang yang datang mengucapkan belasungkawa, dan sebagian besar tidak Dam kenal. Hari itulah, saat Ayah meninggal, Dam mengetahui kebenaran. Kisah yang Ayah ceritakan, dongeng - dongeng yang Dam dengar, semua itu benar. Ayah sedikitpun tak pernah membual. Ayah bukan pembohong.

^^^

Ini hanya sekilas kisah dari sebuah novel Ayahku (Bukan) Pembohong. Tulisan lama, mungkin nanti akan aku remake ulang untuk kisah lebih lengkapnya. Kalian tahu, air mata tak pernah kering walau telah berkali - kali membaca novel ini. Bersyukurlah yang masih bersama ayah disetiap hari kita, bersyukurlah masih ada nasehat-nasehat yang kadang kita anggap ketinggalan jaman, bersyukurlah yang masih bisa mencium tangannya ketika hendak beraktifitas setiap harinya, karena kita tidak tahu kapan ayah kita akan pergi meninggalkan kita 😢

Setetes Embun Cinta Niyala

Saturday, December 19, 2015



Judul                 :  Pudarnya Pesona Cleopatra
Penulis             :  Habiburrahman El Shirazy
Penerbit          :  Republika
Halaman          :  111
Tahun Terbit :  2005
ISBN                  :  979-3604-00-x


Buku ini merupakan Novel Mini pertama karya Habiburrahman El Shirazy. Terdiri dari 2 kisah dan keduanya bertemakan CINTA. Cinta yang selalu menemukan jalan terbaiknya.

Siapakah yang mampu hidup tanpa cinta?
Niyala, sebentar lagi ia akan menerima gelar sarjana kedokteran. Bukan nya ia tidak bahagia karena akan segera wisuda, namun surat dari ayahnya yang telah menghilangkan semangat hidup Niyala. Ayah ingin ia menikah dengan Roger, teman kecilnya. Ayah pernah meminjam uang kepada orang tua Roger, dan saat ini telah memasuki jatuh tempo. Dengan menikahnya Niyala dengan Roger, maka hutang tersebut dianggap lunas. Bukan hanya itu yang membuat Niyala bersedih, ia tahu betul siapa Roger, Roger memiliki perangai  buruk dan memiliki kesalahan tak termaafkan bagi Niyala.

Sejak Ibu Niyala meninggal, Niyala di asuh oleh sahabat ibunya, Niyala memanggilnya Ummi.  Ummi sangat menyayangi Niyala. Ummi tahu saat ini Niyala tengah bersedih, namun ia tak ingin memaksa Niyala untuk bercerita. Biarlah Niyala yang membuka dirinya sendiri.

Niyala dan Umi akan menjemput Kak Faiq di bandara.  Kak Faiq adalah putra kandung Ummi yang telah menyelesaikan S2 di London. Sejenak Niyala melupakan permasalahannya. 

Ayah akan tiba besok pagi bersama Kak Herman, kakak kandung Niyala. Ayah ingin menghadiri upacara wisuda Niyala sekaligus menanyakan maksud nya untuk menjodohkan Niyala dengan Roger. Hati Niyala gelisah, jawaban apa yang harus ia berikan ketika Ayahnya tiba kelak. Ia tak tega menolak permintaan Ayah, namun Ia juga tidak sanggup jika harus menikah dengan Roger.

Kak Faiq melihat perubahan pada Niyala. Setelah didesak kak Faiq, akhirnya Niyala menceritakan kegundahan hatinya selama ini. Perjodohan itu, hutang senilai 80 juta, kelakuan Roger yang sebenarnya, semuanya Niyala ceritakan kepada Kak Faiq. Niyala ingin meminta pertolongan Kak Faiq agar bisa menjelaskan kepada Ayah dan membatalkan perjodohan itu.

Kedatangan Ayah dan Kak Herman disambut baik oleh Umi. Banyak hal yang mereka bicarakan setelah lama tak tertemu. Tiba saatnya Ayah menanyakan suratnya tempo hari kepada Niyala. Niyala tak bisa berkata, ia hanya menunggu Kak Faiq yang telah berjanji untuk menolongnya. Lama Niyala menunggu Kak Faiq bicara, namun tak juga Kak Faiq memulai. Niyala hampir menangis tak tahu harus berkata apa.

"Niyala selama ini telah memiliki seseorang yang dicintainya. Selama 11 tahun lamanya. Tidakkah Umi dan Ayah akan memutus kisah cinta Niyala?" Kak Faiq mulai bicara. Semua orang yang ada di sana menjadi terkejut, termasuk Niyala. Namun yang dibicarakan Kak Faiq bukanlah sandiwara seperti yang Niyala kira. Dengan kesungguhannya, Kak Faiq benar-benar melamar Niyala di depan Umi, Ayah dan Kak Herman. Malam itu juga, Faiq dan Niyala menikah...

*******************************************************************

Kisah yang begitu indah bukan? Bahkan didetik terakhir. Tak ada yang pernah menyangka bahwa kegelisahan bisa begitu cepatnya menjadi kebahagiaan. Begitu hebatnya kekuatan do'a. Semoga kita semua senantiasa selalu sabar dan penuh rasa syukur...

Sepotong Hati Yang Baru


Judul                : Sepotong Hati yang Baru
Penulis            : Tere Liye
Penerbit          :  Mahaka Publishing
Halaman         :  205
Tahun Terbit : 2012
 ISBN                :  978-602-9474-04-6

“Ada seseorang dalam hidupmu yang ketika ia pergi, maka ia juga membawa sepotong hatimu.”


Merupakan buku kumpulan Cerpen karya Tere Liye, dengan cerita unik dan menarik. Sepotong Hati yang Baru adalah salah satu cerpen yang ada di buku ini. Mengisahkan tentang hati yang tak akan pernah utuh setelah potongan hati itu telah pergi, bahkan hingga ia kembali membawa separuh hatinya. Hingga ia harus mecari hati yang baru...

==============================================================

Ombak menghantam cadas semakin kencang. Bulan purnama diatas sana membuat lautan malam ini pasang. lautan yang kosong sepanjang mata memandang, menyisakan kerlip kapal nelayan atau ntahlah dikejauhan.  "Apakah di hati yang baru itu masih tersisa namaku?"

Tepat setahun yang lalu, saat kami merencanakan untuk bersama, kedua keluarga telah setuju, kami akan menikah. Segala persiapan pun telah rampung, undangan telah di sebarkan keseluruh sahabat dan kolega. Namun 5 hari sebelum hari bahagia itu, Alysa bertemu dengan seorang pria, ia jatuh cinta pada seorang pria yang baru saja di temuinya. Membatalkan pernikahan kami.

"Apakah di hatimu masih tersisa namaku." Alysa bertanya lagi. Kali ini seperti bertanya kosong. Malam ini Alysa bilang hubungannya dengan pria mempesona itu telah gagal. Aku sungguh tak tahu apa yang harus kulakukan. Apa yang Alysa harapkan dariku?

"Maafkan aku Alysa, aku sudah menikah. Bukan dengan seseorang yang amat aku cintai, aku inginkan. Tapi setidaknya  ia bisa memberikanku sepotong hati yang baru. Maafkan aku. Kau lihat, ini cincin pernikahan kami." Aku menelan ludah.
Hening sejenak. Alysa mematung.
Aku mengangkat bahu.
Alysa menyeka ujung - ujung matanya. Mengangguk pelan. Gadis itu beringsut berdiri dari tempat duduknya, beranjak pergi. 

Maafkan aku Alysa, aku berbisik pelan. Melepas cincin. Itu bukan cincinku, itu cincin milik adikku. Malam itu aku menyadari, cinta bukan sekedar memaafkan. cinta bukan sekedar soal menerima apa adanya. cinta adalah harga diri. cinta adalah rasionalitas sempurna.

Jika kau memahami cinta adalah perasaan irasional, sesuatu yang tidak masuk akal, tidak butuh penjelasan, maka cepat atau lambat, luka itu akan kembali menganga. Kau dengan mudah membenarkan apapun yang terjadi di hati, tanpa tahu, tanpa memberikan kesempatan berpikir bahwa itu boleh jadi karena kau tidak mampu mengendalikan perasaan tersebut, tidak lebih, tidak kurang.

RESENSI NOVEL PULANG

Tuesday, December 15, 2015


1.      Identitas Buku
Judul             : Pulang
Pengarang     : Tere Liye
Penerbit         : Republika
Halaman        : 400 Halaman
Tahun Terbit : 2015
ISBN             : 9786020822129



2.      Sinopsis
Bujang anak talang di lereng Bukit Barisan, yang telah menyelamatkan Tauke dan para pemuda yang saat itu tengah berburu babi hutan. Babi dengan ukuran raksasa, babi paling besar di hutan itu. Bujang menghadapi babi hutan itu diusianya yang ke-15 tahun. Sejak saat itu, Bujang tak pernah lagi mengenal rasa takut.
Bujang telah sampai di Kota Provinsi,menjadi anak angkat Tauke. Orang pertama yang menjadi sahabat Bujang adalah Basyir, umurnya 16 tahun, setahun lebih tua dari Bujang. Zaman itu, Tauke hanyalah salah satu penguasa di Kota Provinsi, benteng rumahnya dekat dari pelabuhan, wilayah kekuasaan paling besar Keluarga Tong selama berpuluh tahun. Sumber penghasilan sebenarnya adalah penyelundupan. Melakukan ekspor impor berbagai macam barang ke luar negeri tanpa melewati kantor pajak. Dalam sebuah perayaan tahunan, Tauke Besar mengumumkan bahwa mereka akan segera pindah ke Ibu Kota.
Bertahun tahun Bujang menjadi anak angkat Tauke, telah banyak yang Bujang pelajari, baik ilmu bela diri maupun ilmu pengetahuan.Ia mampu memperoleh 2 pendidikan master sekaligus. Saat semua kebahagian dan pencapaian telah ia raih, perlahan – lahan orang yang amat di cintai Bujang pergi meninggalkannya. Mamak terlebih dulu pergi meninggalkan dunia ini, di susul Bapak beberapa tahun setelahnya. Tepat saat adzan subuh berkumandang.
***
Hari itu bujang harus terbang ke Hong Kong untuk mendatangi perayaan ulang tahun Master Dragon, ialah kepala seluruh keluarga. Namun bukan itu tujuan utamanya, Bujang memiliki tujuan lain. Setelah jamuan makan selesai, Bujang langsung mengutarakan niatnya datang ke acara Master Dragon. Keluarga Lin di Makau telah mencuri teknologi pemindai yang telah Keluarga Tong kembangkan selama 5 tahun terakhir. Tak banyak yang diharapkan Bujang, Bujang hanya ingin Master Dragon bersikap netral. Maka keluarga yang lain pun tak akan berani ikut campur. Rencana Bujang berhasil, Master Dragon telah membuat keputusan.
Pagi itu Bujang mendapat undangan resmi dari keluarga Lin, gedung kasino lantai 40 di Grand Lisabon. Bujang mulai mengumpulkan tim terbaiknya. Saat Bujang menemui Tuan Lin, hanya kesombongan yang Tuan Lin berikan. Dengan jurus ninja yang dipelajarinya, Bujang membunuh Tuan Lin. Tuan Lin tewas seketika. Sehingga memicu terjadinya pertarungan sengit antara Bujang dan Keluarga Lin.
Setelah kejadian di Grand Lisabon dan membawa prototype pemindai, Bujang langsung terbang menuju Manila menggunakan jet pribadinya untuk menitipkan prototype pemindai itu di tempat yang aman, dan segera kembali ke Ibu Kota. Terdapat beberapa keganjilan yang terjadi di sana.
Ternyata, dibalik semua keanehan itu, ada satu orang penghianat yang merencanakannya. Basyir adalah penghianat Keluarga Tong. Pertempuran tak dapat di elakkan. Namun di detik – detik terakhir, Bujang dan Tauke berhasil pergi meninggalkan markas.
Mereka tiba di atas hamparan rumput, halaman asri sebuah rumah. Tubuh Bujang terkulai, tenaganya sudah habis. Tauke Besar terjatuh di sebelahnya. Sebelum Bujang pingsan, ada seseorang yang memanggilnya dengan panggilan Agam. Nama kecilnya.
Saat Bujang telah siuman, di sebelahnya berdiri Tuanku Imam dan Pawrez serta seorang jenazah, Tauke telah meninggal. Bujang menangis tersedu tanpa air mata, tanpa suara. Tiga lapis benteng pertahanannya, motivasinya, inspirasinya, telah pergi selamanya. Mamak, Bapak dan terakhir Tauke. Itu mencabut banyak hal dari dirinya, dan yang terpenting : keberaniannya. Pagi itu, rasa takut Bujang kembali. Menyelinap dalam hati. Mulai menggerogoti pondasinya.
Tuanku Imam mengajak Bujang berkeliling, menasehatinya, menyadarkannya, sudah saatnya Bujang pulang. Nasehat itu menumbuhkan sesuatu di hatinya, sama seperti ketika Bujang menatap mata merah si babi hutan. Bedanya waktu itu keberanian itu datang dengan gumpal pekat hitam. Pagi ini, keberanian itu datang dengan cahaya terang.
Bujang dan Pawrez pergi ke Ibu Kota untuk melawan Basyir. Bujang mengumpulkan tukang pukul dan letnan yang masih setia pada Tauke, menghubungi White di Hong Kong serta meminta bantuan Si Kembar,Kiko dan Yuki. Mereka akan menyerang Basyir malam ini.
Pertempuran tak terelakkan, Bujang dibantu Si Kembar kualahan melawan Basyir dan para letnannya. White dan teman juga sudah tak mampu lagi melawan para tukang pukul, begitu pula dengan para letnan yang menyerang dari lobi kantor. Saat keadaan semakin terdesak, Bujang merasakan sesuatu yang menakjubkan terjadi. Ia menghilang tepat saat Basyir akan menyerangnya. Bujang mulai memahami apa yang telah dikatakan Guru Bushi. Malam itu, Bujang telah menjadi samurai sejati.
Sayup – sayup terdengar suara adzan, Bujang tersenyum. Semua nasehat yang Tuanku Imam katakan benar. Kali ini Bujang bisa mendengarkannya dengan lega. 

3.      Unsur Intrinsik Novel
·  Tema                 : Sebuah novel yang mengisahkan seorang anak yang tumbuh dewasa dalam dunia hitam. Dan kembali pulang kepada Tuhan.
·  Latar / Seting   : Lereng Bukit Barisan, Kota Provinsi, Ibu Kota, Macau, Hong Kong, Amerika, Manila, Jepang
·  Alur Cerita         : Maju Mundur

4.      Kelebihan Novel
        Secara keseluruhan, gaya bahasanya lugas dan mudah di pahami dan memiliki alur yang menarik. Selain itu novel ini juga memberikan banyak ilmu. Kita seolah bisa merasakan apa yang pelaku lakukan. Perasaan sedih, bahagia, marah, kebencian, menyatu menjadi cerita yang unik. Novel Pulang juga ini memberikan banyak inspirasi bagi pembacanya. Banyak nasehat yang tekandung didalamnya. Sehingga pembaca bisa mengambil banyak pelajaran.

5.      Kekurangan Novel
·         Kualitas kertas baik, namun kertas mudah terlepas dari buku.
·         Terdapat beberapa istilah yang tidak di sertai pengertian. Bagi orang awam, mungkin ada kata yang kurang di mengerti atau meragukan dari segi maknanya. Pada halaman 254 kata “penyeranta”. Harus menggunakan KBBI hingga bisa memahami bahwa maknanya adalah Nomina (kata benda) peranti elektronik yang menerima pesan melalui sinyal elektronik. Lalu pada halaman 291 kata “pandir”. Terdapat beberapa makna dari berbagai daerah. Memiliki arti jika dikaitkan dengan KBBI, namun memiliki makna kalimat yang rancu. Sehingga membingungkan paca pembaca.





Paper Craft, Paper Quilling

Saturday, November 21, 2015
Special for Mom & Dad



Puisi Abi 




Special for Mas Ikhsan & Nur




Special for Mb Gita & Mas Sahlan




Happy Graduation 



















Happy Graduation

About Me


 

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarrakatuh...
My name is Ambar Pravitasari. I love Allah SWT, Muhammad SAW, Ibu Bapak, my family, and my friends. I'm a muslim woman. I love green, books, and movies. I'm interested in paper craft and paper quilling. 

I'm graduated from Informatic Engineering, University of Bengkulu.
I was born in Bengkulu city. I lived in Bengkulu too. It's so boring, right? So I hope someday I can see the other areas. But, I love Bengkulu. It's my hometown.. :)

I'm an entrepreneur wannabe in basic crafter. I wanna be an editor too. :)
I love novel, keychain and jacket. So if you want to give me a gift, you can choose one of them. Is there any of you? LOL

Feel free to contact me here :

Auto Post Signature